Unknown
1.  Model client server
      Model koneksi client server merupakan sebuah hubungan jaringan yg menggunakan prinsip pelayan dan yang dilayani . Artinya , ada sebuah komputer utama yang berfungsi untuk melayani setiap proses permintaandari pengguna (client) yang disebut sebagai server  . Serverharus mampu bekerja cepat dan tahan terhadap suhu tinggi , karena biasanya dlm perusahaan/organisasi , server tidak pernah dimatikan dlm jangka waktu lama (bisa lebih dari 1 tahun) . Spesifikasi hardware server harus tinggi , mengingat beban berat yg ckp tinggi . Jenis jenis server dilihat dari sisi pekerjaannya adl sebagai berikut.
a.  File server
      Berfungsi sebagai media penyimpanan data dari komputer client.
b.   Database server 
       Sebuah layanan server yg bertugas untuk menjalankan servis database secara        terpusat sehingga memudah kan aliran informasi dari client ke server/dari client ke client .
c.   Server cetak (printer server)
         Sebuah layanan server yang menyediakan driver printer dan manajemen pencetakan dlm jaringan secara terpusat.
d.   Server faximile (fax server)
         Sebuah layanan faximile yg dilakukan secara terpusat olh server.
e.   Server mail (mail server)
         Sebuah layanan yang menyediakan proses pengiriman , penyimpanan dan pengelolaan sistem e-mail secara tersentral oleh server .

Kelebihan model client server 
1. Kecepatan transmisi data dari segi layanan menjadi lebih terjamin , dan terkendali karena selalu diawasi.
2. Lalu lintas data dpt terpantau dengan baik sehingga sistem keamanan dan manajemen jaringan menjadi lebih teratur.
3. Pengelolaan jaringan melalui server yang dilakukan oleh seorang administrator jaringan menjamin adanya sistem backup data dan koneksi lebih baik.
4. Perbaikan jaringan jika terjadi masalah menjadi lebih mudah.

Kelemahan model client server
1. Modal awal membangun infrastruktur jaringan cukup mahal
2. Memerlukan pengontrolan dan perawatan secara berkala umtuk memastikan tdk terjadi masalah pada jaringan.
3. Memrlukan administrator yang handal.
4. Memerlukan ruangan khusus untuk penyimpanan server
5. Ketergantungan sistem jaringan pada server menjadi lebih besar . Apabila server mati , koneksi dan pelayanan aplikasi jaringan menjadi terganggu


2.  Model peer to peer
       Antar pengguna tdk memiliki perbedaan fungsi dan karakteristik terminal dalam jaringan (tidak ada server maupup client). Contoh sistem operasi yang digunakan adalah keluarga Windows , Linux , Apple , dan sebagainya . Peer to peer adalah kumpulan beberapa komputer yang biasanya tdk berjumlah banyak yang terhubung dlm jaringan untuk melakukan koneksi , berbagi data (sharing) dan memakai sumber daya (resource) komputer lain seolah itu komputer sendiri.

Kelebihan model peer to peer 
1. Kemudahan untuk melakukan akses terhadap komputer lain.
2. Tidak adanya server , memudahka. Penguna untuk saling berkomunikasi tanpa dibatasi oleh aturan firewall pada server.
3. Kemudahan untuk berbagi pakai data dan peranti seperti hard disk , drive , fax/modem server , ,dan printer .
4. Investasi untuk membangun infrastruktur jaringan lebih murah karena tidak memerluka  server dengan spesifikasi hardwarw tinggi (yang tentu saja mahal).
5. Sistem pelayanan jaringan tidak tertumpu pada satu komputer.
6. Cocok dipakai dan diterapkan dalam organisasi skala kecil.

Kekurangan model peer to peer 
1. Dalam melakukan identifikasi masalah dan perbaikannya menjadi agak sulit , karena kemungkinan terjadi masalah ditiap host cukup besar
2. Kecepatan tramsmisi data kurang baik karena kurang teraturnya lalu lintas data dalam jaringan dan bebam memori komputer yang lebih banyak untuk mengelola permontaan komputer lainnya dan pengelolaan data aplikasi dari pekerjaannya sendiri.
3. Keamanan tiap terminal menjadi tanggung jawab masing - masing , shingga tingkat keamanan tergantung OS dan aplikasi keamanan tiap komputer tersebut.
4. Resiko keamanan data rusak menjadi besar . Oleh karena itu backup data harus sering dilakukan oleh masing masing komputer tersebut.


Unknown

          Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
       Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gccdari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
  • RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
  • Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
  • Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5bukan glibc2 seperti yang lain.
  • SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
  • Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
  • WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul. Anton, Afri ,dan Wisesa Open Source Campus Agreement

Unknown

Setting Printer di Komputer Server :

  • Pastikan driver printer diserver sudah terinstal dan pastikan printer server sudah bisa digunakan
  • Dari komputer server buka Start menu kemudian pilih control panel - view devices and printers
Cara Sharing Printer di Windows 7
  • Pilih printer yang anda ingin buat share ke komputer lain - klik kanan pada printer kemudian pilih Printer properties
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Pilih tab Sharing kemudian ceklist Share this printer - berikan nama printer yang akan dishare setelah itu klik tombol OK
Cara Sharing Printer di Windows 7

Setting Printer di Komputer Client :

  • Pastikan komputer yang anda ingin share dengan komputer lain sudah terhubung jaringan baik LAN/WiFi, untuk cara tes sudah terkoneksi belum antara komputer client dan komputer server caranya silahkan anda buka CMD (Command Prompt) kemudian ketikan fungsi "ping ip-server -t" jika tampilanya seperti dibawah ini, 
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Komputer anda sudah bisa konek ke komputer server printer, Tetapi jika belum terkoneksi pastikan firewall komputer server anda tidak menghalangi untuk share printer atau bisa juga antivirus anda menghalangi pastikan semua firewall membuka untuk share printer
  • Jika sudah berhasil PING dari komputer server buka windows explorer anda kemudian ketikan perintah ini di address bar : \\IP-KOMPUTER-SERVER untuk contoh liat gambar dibawah ini
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Setelah berhasil tampil printer yang akan dishare klik kanan pada printer tersebut kemudian Pilih Connect
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Jika anda berhasil akan tampil device baru di menu printer and device, Selamat anda berhasil sharing printer melalui jaringan untuk mencobanya silahkan tes print.