Unknown
1.  Model client server
      Model koneksi client server merupakan sebuah hubungan jaringan yg menggunakan prinsip pelayan dan yang dilayani . Artinya , ada sebuah komputer utama yang berfungsi untuk melayani setiap proses permintaandari pengguna (client) yang disebut sebagai server  . Serverharus mampu bekerja cepat dan tahan terhadap suhu tinggi , karena biasanya dlm perusahaan/organisasi , server tidak pernah dimatikan dlm jangka waktu lama (bisa lebih dari 1 tahun) . Spesifikasi hardware server harus tinggi , mengingat beban berat yg ckp tinggi . Jenis jenis server dilihat dari sisi pekerjaannya adl sebagai berikut.
a.  File server
      Berfungsi sebagai media penyimpanan data dari komputer client.
b.   Database server 
       Sebuah layanan server yg bertugas untuk menjalankan servis database secara        terpusat sehingga memudah kan aliran informasi dari client ke server/dari client ke client .
c.   Server cetak (printer server)
         Sebuah layanan server yang menyediakan driver printer dan manajemen pencetakan dlm jaringan secara terpusat.
d.   Server faximile (fax server)
         Sebuah layanan faximile yg dilakukan secara terpusat olh server.
e.   Server mail (mail server)
         Sebuah layanan yang menyediakan proses pengiriman , penyimpanan dan pengelolaan sistem e-mail secara tersentral oleh server .

Kelebihan model client server 
1. Kecepatan transmisi data dari segi layanan menjadi lebih terjamin , dan terkendali karena selalu diawasi.
2. Lalu lintas data dpt terpantau dengan baik sehingga sistem keamanan dan manajemen jaringan menjadi lebih teratur.
3. Pengelolaan jaringan melalui server yang dilakukan oleh seorang administrator jaringan menjamin adanya sistem backup data dan koneksi lebih baik.
4. Perbaikan jaringan jika terjadi masalah menjadi lebih mudah.

Kelemahan model client server
1. Modal awal membangun infrastruktur jaringan cukup mahal
2. Memerlukan pengontrolan dan perawatan secara berkala umtuk memastikan tdk terjadi masalah pada jaringan.
3. Memrlukan administrator yang handal.
4. Memerlukan ruangan khusus untuk penyimpanan server
5. Ketergantungan sistem jaringan pada server menjadi lebih besar . Apabila server mati , koneksi dan pelayanan aplikasi jaringan menjadi terganggu


2.  Model peer to peer
       Antar pengguna tdk memiliki perbedaan fungsi dan karakteristik terminal dalam jaringan (tidak ada server maupup client). Contoh sistem operasi yang digunakan adalah keluarga Windows , Linux , Apple , dan sebagainya . Peer to peer adalah kumpulan beberapa komputer yang biasanya tdk berjumlah banyak yang terhubung dlm jaringan untuk melakukan koneksi , berbagi data (sharing) dan memakai sumber daya (resource) komputer lain seolah itu komputer sendiri.

Kelebihan model peer to peer 
1. Kemudahan untuk melakukan akses terhadap komputer lain.
2. Tidak adanya server , memudahka. Penguna untuk saling berkomunikasi tanpa dibatasi oleh aturan firewall pada server.
3. Kemudahan untuk berbagi pakai data dan peranti seperti hard disk , drive , fax/modem server , ,dan printer .
4. Investasi untuk membangun infrastruktur jaringan lebih murah karena tidak memerluka  server dengan spesifikasi hardwarw tinggi (yang tentu saja mahal).
5. Sistem pelayanan jaringan tidak tertumpu pada satu komputer.
6. Cocok dipakai dan diterapkan dalam organisasi skala kecil.

Kekurangan model peer to peer 
1. Dalam melakukan identifikasi masalah dan perbaikannya menjadi agak sulit , karena kemungkinan terjadi masalah ditiap host cukup besar
2. Kecepatan tramsmisi data kurang baik karena kurang teraturnya lalu lintas data dalam jaringan dan bebam memori komputer yang lebih banyak untuk mengelola permontaan komputer lainnya dan pengelolaan data aplikasi dari pekerjaannya sendiri.
3. Keamanan tiap terminal menjadi tanggung jawab masing - masing , shingga tingkat keamanan tergantung OS dan aplikasi keamanan tiap komputer tersebut.
4. Resiko keamanan data rusak menjadi besar . Oleh karena itu backup data harus sering dilakukan oleh masing masing komputer tersebut.


Unknown

          Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
       Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gccdari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
  • RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
  • Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
  • Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5bukan glibc2 seperti yang lain.
  • SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
  • Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
  • WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul. Anton, Afri ,dan Wisesa Open Source Campus Agreement

Unknown

Setting Printer di Komputer Server :

  • Pastikan driver printer diserver sudah terinstal dan pastikan printer server sudah bisa digunakan
  • Dari komputer server buka Start menu kemudian pilih control panel - view devices and printers
Cara Sharing Printer di Windows 7
  • Pilih printer yang anda ingin buat share ke komputer lain - klik kanan pada printer kemudian pilih Printer properties
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Pilih tab Sharing kemudian ceklist Share this printer - berikan nama printer yang akan dishare setelah itu klik tombol OK
Cara Sharing Printer di Windows 7

Setting Printer di Komputer Client :

  • Pastikan komputer yang anda ingin share dengan komputer lain sudah terhubung jaringan baik LAN/WiFi, untuk cara tes sudah terkoneksi belum antara komputer client dan komputer server caranya silahkan anda buka CMD (Command Prompt) kemudian ketikan fungsi "ping ip-server -t" jika tampilanya seperti dibawah ini, 
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Komputer anda sudah bisa konek ke komputer server printer, Tetapi jika belum terkoneksi pastikan firewall komputer server anda tidak menghalangi untuk share printer atau bisa juga antivirus anda menghalangi pastikan semua firewall membuka untuk share printer
  • Jika sudah berhasil PING dari komputer server buka windows explorer anda kemudian ketikan perintah ini di address bar : \\IP-KOMPUTER-SERVER untuk contoh liat gambar dibawah ini
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Setelah berhasil tampil printer yang akan dishare klik kanan pada printer tersebut kemudian Pilih Connect
Cara Sharing Printer di Windows 7

  • Jika anda berhasil akan tampil device baru di menu printer and device, Selamat anda berhasil sharing printer melalui jaringan untuk mencobanya silahkan tes print.
Unknown
1. Lampu dan kipas tidak jalan, tidak ada tampilan di monitor
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
2. Tidak bisa booting lampu & kipas menyala tetapi tidak ada tampilan layar
Jika sistem sudah bekerja dengan baik sebelumnya, periksa apakah ada perubahan yang terjadi. Periksa kabel monitor sudah tersambung dengan slot PC VGA output di CPU, dan monitor dalam keadaan nyala/ON. Periksa tombol pengontrol brightness dan contrast di unit monitor. Tukar dengan yang baru dan lakukan pemeriksaan monitor yang di curigai bermasalah di unit CPU lainnya yang berjalan normal. Tukar kartu VGA atau matherbord dengan yang bagus. Dan Unit yang diganti kemudian di test di komputer lain yang berjalan normal. Periksa apakah modul memory sudah terpasang dengan benar di slot memory yang tersedia.
3. OS bekerja namun booting tidak sempurna
·         Periksa fungsi BIOS/CMOS, khususnya menu botting, Pastikan semua komponen yang terpasang sudah terdeteksi dan komponen booting utama sudah di seleksi dengan tepat.
·         Jika proses booting komputer selalu berhenti secara acak, kemungkinan ada masalah pada hardware (matherbord, CPU, Memory).
·         Jika Windows XP tidak bisa booting secara sempurna, cobalah booting O/S dengan SAVE MODE/VGA Mode. Jika demikian, maka kebanyakan masalah ini di sebabkan oleh driver atau software yang tidak ter instal secara sempurna, coba lakukan repair atau instal ulang driver/softwarenya.
·         Jalankan program SCANDISK untuk mengecek apakah ada bad sektor pada hardisk, lalau lakukan perbaikan ata bila terpaksa ganti dgn yang baru, ulangan proses instal dengan sempurna.
·         Pastikan Prosessor dan sistim kipas pendingin berjalan dengan sempurna, sebab suhu prosessor yang terlalu panas akan mengaktifkan fungsi Termal Trip di unit prosessor, O/S akan berhenti kapan saja pada saat booting.
4. Booting berjalan normal tetapi mendadak berhenti setelah berjalan beberapa menit.
  • Pastikan kipas power supply dan kipas eksternal berjalan dengan baik.
  • Pastikan TIM (Thermal Interface material) atau pelumas tahan panas sudah dioleskan secara merata pada processor atau komponen lain yang bersifat cepat panas.
  • Non-aktifkan pengukuran panas di menu set up BIOS.
  • Perbaharui BIOS dengan versi terbaru.
  • Jangan melakukan over-clock terhadap sistem komputer.
  • Jalankan program SCANDISK untuk mengecek apakah terdapat bad sector di unit harddisk, lalu lakukan perbaikan. Atau ganti dengan hard disk baru, dan ulangi proses instalasi.
5. Processor tidak dikenali dengan sempurna saat setup BIOS dan sesudahnya.
  • Periksa apakah parameter CMOS atau setting BIOS sudah benar.
  • Pastikan Motherboard yang dipakai mendukung processor yang dipakai.
  • Perbaharui/update BIOS ke versi terbaru dan pakai kemampuan fungsi update processor.
  • Jalankan fungsi Frekuensi ID untuk memverifikasi processor.
  • Ganti dengan processor baru. Kegagalan processor yang berulang-ulang.
6. Processor berjalan dalam suhu panas
  • Jangan melakukan over-clock di sistem.
  • Pastikan kipas di casing dan pelumas tahan panas berjalan baik.
  • Pastikan kabel power untuk kipas sudah terpasang dengan benar.
  • Pastikan TIM (Thermal Interface Material) / pelumas tahan panas sudah diaplikasikan.
7. Harddisk bekerja tetapi komputer tidak bisa booting dari harddisk drive, muncul pesan error.
·         Matikan komputer, buka casing komputer dan lepaskan hard disk dari casing, dengan terlebih dahulu melepaskan skrup yang terpasang pada hard disk. Pastikan jumper yang terpasang pada hard disk, posisinya sudah benar.
·         Pasang kembali hard disk dan Remount your drive in the computer dan tutup/pasang kembali tutup pada casing komputer.
·         Masukkan disket bootable pada drive A dan hidupkan komputer.
·         Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan disket Disc-Wizard ke drive A dan ketik A:XDM.
·         Kemudian tekan tombol ENTER. Ikuti instruksi yang ada di Disk Manager untuk menginstall dan memformat harddisk.
·         Setelah program Disk Manager selesai dijalankan, booting kembali komputer.
8. Tidak bunyi ketika menjalankan CD audio.
Tidak ada sound audio, atau tidak ada suara komputer atau apapun namanya yang jelas musik tidak mengeluarkan suara pada Windows bisa terjadi karena banyak faktor. Kerusakan sound audio komputer bisa terjadi jika Anda meng-upgrade ke versi Windows baru atau ketika Anda menginstal ulang sistem operasi Windows Anda. Program perangkat audio akan melaporkan kesalahan bahwa suara tidak ada. Audio Device Windows akan menunjukkan tidak ada perangkat audio dan semua opsi akan berwarna abu-abu tidak bisa diklik. Dalam kebanyakan kasus Anda perlu menginstal perangkat audio untuk mendapatkan kembali audio komputer.
Semua hardware yang terhubung ke perangkat di Windows menggunakan device driver untuk memastikan Windows dapat berkomunikasi dengan perangkat keras itu. Jadi penyebab paling umum untuk kesalahan perangkat audio adalah bahwa driver audio tidak diinstal, atau rusak.
            Dan jalankan installer driver audio dari file yang didownload. Jika Anda tidak mengetahui produsen dan model kartu suara, Anda dapat menggunakan program driver finder yang secara otomatis akan mendeteksi kartu suara dan mencari driver yang cocok untuk Anda.
Jika kartu suara terintegrasi dalam motherboard, Anda perlu menginstal driver chipset motherboard dan bukan sebuah driver kartu suara yang terpisah. Umumnya motherboard chipset adalah Intel, AMD, Via, Sis, dan Nvidia. Petunjuk dalam artikel ini menggunakan Windows XP sebagai contoh, tetapi semua tips berlaku pada Windows, termasuk Vista dan Windows 7, walaupun langkah-langkah dapat bervariasi sedikit.
Bagaimana mengecek audio device
 Silakan buka [Control Panel -> System -> Hardware] (ini relatif sesuai versi windows anda).
 Pada  [Device Manager], lihat bagian [Sound, video and game controllers].
Di sini Anda akan menemukan merek perangkat audio berdasarkan produsen chipset perangkat audio. Dalam contoh ini kita lihat mereknya adalah Realtek, tetapi contoh lain dari produsen perangkat audio ada juga C-Media, Creative, Turtle Beach dan Yamaha.
Jika perangkat memiliki tanda tanya berwarna kuning maka berarti ada masalah dengan konfigurasi perangkat atau driver. Jika tidak ada perangkat tersebut, perangkat audio mungkin tidak diakui, dan Anda tidak akan menemukan driver perangkat lain di bawah kategori Sound, video dan kategori game. Sekali lagi, ini sebagian besar disebabkan oleh driver yang hilang. Instal driver yang tepat untuk menginstal perangkat audio.
                    Dari gambar diatas, klik kanan udio device (atau unknown device) dalam Device Manager dan pilih [Properties].
                   
            
                   Hal pertama yang harus diperiksa adalah [Device usage] apakah kolom dibawahnya bertuliskan [Use this device (enable)], jika tidak berarti disini penyebab audio hilang.
            Selanjutnya pilih tab [Properties] dan buka grup [Audio Devices].
                     
Klik tombol [Properties] untuk membuka jendela audio device properties. Pada jendela ini, pastikan radio button [Use audio features on this device] terseleksi, kemudian klik [OK] untuk menutup jendela audio properties.
       Selanjutnya, perhatikan dengan baik jendela gambar dibawah ini, pilih tab [Driver].
                     
Di sini Anda dapat melihat rincian driver saat ini jika ada, dan memulai wizard [Update Driver] serta [Roll Back Driver]. Roll Back Driver dapat membantu jika Anda baru-baru ini memperbarui sebuah driver audio dan suara berhenti bekerja setelah itu. Windows menyimpan salinan dari driver sebelumnya, yang dapat dipulihkan oleh rolling kembali driver.
Dalam hal tidak ada suara, tidak ada salahnya anda menggunakan fasilitas [[Update Driver] untuk mengatasi masalah anda.
                     
Pemilihan Sound Card Komputer
Jika komputer Anda memiliki kartu audio onboard, dan Anda ingin menggunakan kartu suara yang terpisah (pci), pastikan Anda menonaktifkan perangkat suara onboard di BIOS komputer. Jika tidak, ini akan jadi sumber konflik perangkat audio yang tidak terdeteksi, atau tidak akan bekerja dengan baik.
Bila Anda menggunakan perangkat audio USB, masalahnya mungkin berhubungan dengan port USB dan tidak langsung perangkat audio. Periksa perangkat USB Anda atau baca artikel Cara Mengatasi Masalah USB Device Not Recognized yang pernah saya tulis.
Pengaturan Sound pada Control Panel

Selain dari [Device Manager],[ Sounds and Audio Devices] di Control Panel Windows dapat bermanfaat dalam usaha untuk memperbaiki masalah audio Anda namun itu akan dibahas diwaktu yang akan datang.

sumber : http://nanangsite.wapgem.com/index/__xtblog_entry/26473-troubleshooting-8-masalah-yang-sering-terjadi-pada-komputer?
Unknown

Arti Bunyi Beep Pada Komputer - Bunyi beep adalah sebuah bunyi speaker yang dikeluarkan oleh komputer saat mendeteksi masalah pada proses POST (Power on Selft-Test). Umumnya suara beep ini menandakan sebuah masalah yang sedang terjadi pada sistem komputer maupun masalah pada hardware.
Sebagai pengguna komputer, kamu pasti sering mendengar suara bunyi atau suara beep yang berasal dari motherboard komputer saat pertama kali dinyalakan. Entah itu pesan yang menandakan sistem berjalan normal atau bahkan menandakan bahwa sistem sedang mengalami suatu masalah. Banyak sekali para pengguna komputer yang masih awam tidak mengerti hal ini, bahkan mereka cenderung mengabaikan dan tidak perduli dengan suara beep ini. 

Perlu Anda ketahui, setiap BIOS memiliki kode beep yang berbeda-beda. Oleh karenaya, kamu harus mengetahui merk BIOS yang terpasang pada 
motherboard. Cara cukup mudah, kamu bisa melihat merk BIOS ketika pertama kali menghidupkan komputer. Biasanya pada layar monitor tertera merk Motherboard dan juga Merk BIOS yang terpasang. 

Bunyi Beep Pada AMI BIOS

Bunyi Beep
Indikasi
Beep 1x
RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 2x
RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB block)
Beep 3x
RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first 64KB block)
Beep 4x
Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak berfungsi dan kemungkinan perlu diganti
Beep 5x
Processor bermasalah. Perlu diganti
Beep 6x
Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar
Beep 7x
Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu diganti
Beep 8x
Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot
Beep 9x
BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau motherboard
Beep 10x
Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian motherboard
Beep 11x
Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru
1 Beep Panjang 3 Beep Pendek
Conventional/Extended memori rusak
1 beep Panjang 8 Beep Pendek
Tes tampilan gambar gagal


Bunyi Beep Pada Award BIOS
Bunyi Beep
Indikasi
Beep 1x panjang terus menerus
RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 1x pendek
Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 3x pendek
Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 9x pendek
Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal
Beep pendek tak terputus
Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru
Beep 2x pendek
Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen yang lain.

Beep Pada Phoenix BIOS
Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
Bunyi Beep
Indikasi
Beep 1-1-4
BIOS mengalami kerusakan
Beep 1-2-1
Motherboard rusak
Beep 1-3-1
Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 3-1-1
Motherboard rusak
Beep 3-3-4
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1-1-4-1
Kesalahan Cache (Level 2)
Beep 1-2-2-3
ROM BIOS Checksum
Beep 1-3-1-1
DRAM Segarkan Uji
Beep 1-3-1-3
Keyboard kontroler uji
Beep 1-3-4-1
RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek memori)
Beep 1-3-4-3
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte rendah dari bus memori
Beep 1-4-1-1
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi dari bus memori
Beep 2-1-2-3
ROM pemberitahuan hak cipta
Beep pada IBM BIOS

Bunyi Beep
Indikasi
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep 1x pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
Beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep 1x panjang, 1x pendek
Masalah Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
Beep 1x panjang, 3x pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA)
Beep 3x panjang
Keyboard error
Beep 1x
Blank monitor VGA card sirkuit